JAKARTA - Penyesuaian harga bahan bakar minyak kembali membawa kabar positif bagi masyarakat di berbagai daerah.
Sejumlah produk BBM nonsubsidi Pertamina mengalami penurunan harga pada Februari 2026. Perubahan ini berlaku serentak di seluruh Indonesia dengan rincian berbeda di tiap provinsi.
Inilah daftar harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamina yang berlaku pada hari ini, Senin, 23 Februari 2026. Pada penyesuaian terbaru di bulan Februari 2026, sejumlah jenis BBM resmi mengalami penurunan harga. Kebijakan ini menjadi perhatian masyarakat yang rutin menggunakan BBM jenis Pertamax dan turunannya.
Di wilayah Jawa Barat contohnya, BBM jenis Pertamax kini dipatok seharga Rp11.800 per liter, turun dari harga sebelumnya Rp12.350.
Selanjutnya, Pertamax Turbo juga terkoreksi turun menjadi Rp12.700 per liter dari posisi awal Rp13.400. Varian Pertamax Green pun tidak ketinggalan mengalami penurunan harga menjadi Rp12.450 per liter dari semula Rp13.150.
Sedangkan untuk lini Dex, harga Dexlite kini berada di angka Rp13.250 per liter setelah sebelumnya seharga Rp13.500. Terakhir, Pertamina Dex tercatat turun dari Rp13.600 menjadi Rp13.500 per liter. Berikut daftar harga BBM Pertamina hari ini selengkapnya.
Wilayah Sumatera dan Sekitarnya
Provinsi Aceh menetapkan Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Dexlite Rp12.350, Pertamina Dex Rp13.800, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800.
Free Trade Zone Sabang mencatat Pertamax Rp11.100, Dexlite Rp12.350, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800. Sumatera Utara menetapkan Pertamax Rp13.000, Pertamax Turbo Rp12.100, Pertamina Dex Rp13.800, Dexlite Rp13.550, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800.
Sumatera Barat mematok Pertamax Rp12.400, Pertamax Turbo Rp13.250, Pertamina Dex Rp14.100, Dexlite Rp13.850, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800.
Riau menetapkan harga serupa yakni Pertamax Rp12.400, Pertamax Turbo Rp13.250, Pertamina Dex Rp14.100, Dexlite Rp13.850, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800. Kepulauan Riau juga sama dengan Pertamax Rp12.400, Pertamax Turbo Rp13.250, Pertamina Dex Rp14.100, Dexlite Rp13.850, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800.
FTZ Batam mencatat Pertamax Rp11.300, Pertamax Turbo Rp12.050, Pertamina Dex Rp12.800, Dexlite Rp12.550, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800.
Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung menetapkan Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Pertamina Dex Rp13.800, Dexlite Rp13.550, Pertalite Rp10.000, serta Biosolar Rp6.800. Rincian tersebut menunjukkan penyesuaian relatif seragam di wilayah ini.
Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara
DKI Jakarta menetapkan Pertamax Rp11.800, Pertamax Turbo Rp12.700, Pertamax Green Rp12.450, Pertamina Dex Rp13.500, Dexlite Rp13.250, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800.
Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur menerapkan harga yang sama dengan DKI Jakarta. Penurunan harga ini menjadi perhatian utama pengguna kendaraan di Pulau Jawa.
Provinsi Bali menetapkan Pertamax Rp11.800, Pertamax Turbo Rp12.700, Pertamina Dex Rp13.500, Dexlite Rp13.250, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800. Nusa Tenggara Barat juga sama dengan Bali untuk seluruh jenis tersebut.
Sementara Nusa Tenggara Timur mematok Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Pertamina Dex Rp13.800, Dexlite Rp13.550, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800.
Penyesuaian harga di kawasan ini mencerminkan kebijakan nasional yang terintegrasi. Harga Pertalite dan Biosolar tetap berada di angka Rp10.000 dan Rp6.800. Stabilitas harga subsidi tersebut turut menjadi perhatian masyarakat.
Wilayah Kalimantan dan Sulawesi
Kalimantan Barat menetapkan Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Pertamina Dex Rp14.100, Dexlite Rp13.850, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800.
Kalimantan Tengah mematok Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Pertamina Dex Rp13.800, Dexlite Rp13.800, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800. Kalimantan Selatan menetapkan Pertamax Rp12.400, Pertamax Turbo Rp13.250, Pertamina Dex Rp14.100, Dexlite Rp13.850, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800.
Kalimantan Timur mencatat Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Pertamina Dex Rp13.800, Dexlite Rp13.800, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800.
Kalimantan Utara mematok Pertamax Rp12.400, Pertamax Turbo Rp13.250, Pertamina Dex Rp14.100, Dexlite Rp13.850, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800. Rincian ini menunjukkan variasi harga tipis antarwilayah di Kalimantan.
Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat menetapkan Pertamax Rp12.100, Pertamax Turbo Rp13.000, Pertamina Dex Rp13.800, Dexlite Rp13.800, Pertalite Rp10.000, serta Biosolar Rp6.800. Kebijakan ini memperlihatkan keseragaman harga di kawasan Sulawesi. Pengguna BBM di wilayah ini memperoleh manfaat penurunan serupa.
Wilayah Maluku dan Papua
Provinsi Maluku menetapkan Pertamax Rp12.650, Dexlite Rp13.550, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800. Maluku Utara mematok Pertamax Rp12.100, Dexlite Rp13.550, Pertalite Rp10.000, serta Biosolar Rp6.800. Harga ini menjadi acuan resmi di wilayah kepulauan tersebut.
Papua menetapkan Pertamax Rp12.000, Pertamax Turbo Rp13.000, Dexlite Rp13.550, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800. Papua Barat mematok Pertamax Rp12.000, Pertamina Dex Rp13.800, Dexlite Rp13.550, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800.
Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, serta Papua Barat Daya menetapkan Pertamax Rp12.000, Dexlite Rp13.550, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar Rp6.800, dengan Papua Barat Daya juga mencantumkan Pertamina Dex Rp13.800.